Perjalanan Akhirat adalah perjalanan tersulit dalam kehidupan kedua kita.
Home / All post
SULITNYA AKHIRAT , DAN INILAH BAGIAN YANG PALING SULIT ...
Pada dasarnya hidup di dunia hanya sementara, dan kehidupan sesungguhnya adalah Alam AKHIRAT .
Perjalanan Akhirat adalah perjalanan tersulit dalam kehidupan kedua kita.
Dan yg paling sulit adalah saat kita dalam situasi ini . Cek Videonya ya ;) Berisi penjelasan yang akan merubah kehidupan kita di dunia ini.
Perjalanan Akhirat adalah perjalanan tersulit dalam kehidupan kedua kita.
JANGAN BERCANDA BERLEBIHAN, KARENA ....
Adab Bercanda Sesuai Syariat
1. Meluruskan tujuan yaitu bercanda untuk menghilangkan kepenatan, rasa bosan dan lesu, serta menyegarkan suasana dengan canda yang dibolehkan. Sehingga kita bisa memperoleh semangat baru dalam melakukan hal-hal yang bermanfaat.
2. Jangan melewati batas. Sebagian orang sering berlebihan dalam bercanda hingga melanggar norma-norma. Terlalu banyak bercanda akan menjatuhkan wibawa seseorang.
3. Jangan bercanda dengan orang yang tidak suka bercanda. Terkadang ada orang yang bercanda dengan seseorang yang tidak suka bercanda, atau tidak suka dengan canda orang tersebut. Hal itu akan menimbulkan akibat buruk. Oleh karena itu, lihatlah dengan siapa kita hendak bercanda.
4. Jangan bercanda dalam perkara-perkara yang serius. Seperti dalam majelis penguasa, majelis ilmu, majelis hakim (pengadilan-ed), ketika memberikan persaksian dan lain sebagainya.
5. Hindari perkara yang dilarang Allah Azza Wa Jalla saat bercanda.
– Menakut-nakuti seorang muslim dalam bercanda. Rasullullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah salah seorang dari kalian mengambil barang milik saudaranya, baik bercanda maupun bersungguh-sungguh.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Rasullullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda: “Tidak halal bagi seorang muslim untuk menakut-nakuti muslim yang lain.” (HR. Abu Dawud)
– Berdusta saat bercanda. Rasullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku menjamin dengan sebuah istana di bagian tepi surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun ia berada di pihak yang benar, sebuah istana di bagian tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meski ia sedang bercanda, dan istana di bagian atas surga bagi seseorang yang memperbaiki akhlaknya.” (HR. Abu Dawud). Rasullullah pun telah memberi ancaman terhadap orang yang berdusta untuk membuat orang lain tertawa dengan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Celakalah seseorang yang berbicara dusta untuk membuat orang tertawa, celakalah ia, celakalah ia.” (HR. Imam Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi)
– Melecehkan sekelompok orang tertentu. Misalnya bercanda dengan melecehkan penduduk daerah tertentu, atau profesi tertentu, bahasa tertentu dan lain sebagainya, yang perbuatan ini sangat dilarang.
– Canda yang berisi tuduhan dan fitnah terhadap orang lain. Sebagian orang bercanda dengan temannya lalu mencela, memfitnahnya, atau menyifatinya dengan perbuatan yang keji untuk membuat orang lain tertawa.
6. Hindari bercanda dengan aksi atau kata-kata yang buruk. Allah telah berfirman, yang artinya, “Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kalian.” (QS. Al-Isra’: 53)
7. Tidak banyak tertawa. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan agar tidak banyak tertawa, “Janganlah kalian banyak tertawa. Sesungguhnya banyak tertawa dapat mematikan hati.” (HR. Ibnu Majah)
8. Bercanda dengan orang-orang yang membutuhkannya.
9. Jangan melecehkan syiar-syiar agama dalam bercanda. Umpamanya celotehan dan guyonan para pelawak yang mempermainkan simbol-simbol agama, ayat-ayat Al-Qur’an dan syair-syiarnya, wal iyadzubillah! Sungguh perbuatan itu bisa menjatuhkan pelakunya dalam kemunafikan dan kekufuran.
Demikianlah mengenai batasan-batasan dalam bercanda yang diperbolehkan dalam syariat. Semoga setiap kata, perbuatan, tingkah laku dan akhlak kita mendapatkan ridlo dari Allah, pun dalam masalah bercanda. Kita senantiasa memohon taufik dari Allah agar termasuk ke dalam golongan orang-orang yang wajahnya tidak dipalingkan saat di kubur nanti karena mengikuti sunnah Nabi-Nya. Wallahul musta’an.
Sumber: https://muslimah.or.id/116-bercanda-ada-batasnya.html
YUK NIKAH MUDA , APA SIH KEUTAMAANNYA?
Menikah adalah proses kompleks yang sangat melibatkan fisik, pikiran, mental, dan keberanian dalam menempuh kehidupan yang berbeda.
Saat itu seseorang memulai memvariasikan hidupnya dengan mencoba menjadi bagian dari hidup orang lain, dan menjalin hubungan yang berasaskan saling melengkapi untuk mencapai satu kebahagiaan yang ditempuh bersama-sama.
Di sebagian kebudayaan, menikah dan kawin di usia muda adalah hal yang tabu dan asing, apalagi di zaman sekarang.
Orang-orang zaman sekarang lebih mementingkan karir yang belum tentu membahagiakannya dan membuat hidupnya lebih tenang.
Mereka berusaha mencari sebanyak-banyaknya kenikmatan dunia namun tanpa seseorang yang bisa diajak berbagi suka dan duka di sisinya.
Sebagian yang lain, mencoba untuk menyempurnakan kekayaannya dan berharap dengan banyaknya kekayaan ia akan lebih mudah menjalani ruma tangga.
Tidak adala salah seseorang menjalani karir kerjanya untuk berusaha mendapatkan harta, namun akan sampai sekaya apakah kita baru akan merasa siap untuk menikah?
Di sisi lain ada golongan masyarakat yang menunda pernikahan dengan alasan untuk mendewasakan diri terlebih dahulu.
Mereka beralasan ingin mempelajari dulu bagaimana sifat dan karakter dari lawan jenis agar mereka merasa lebih mampu dan mapan dalam menjalani kehidupan berumah tangga.
Untuk mereka, kembali kita ajukan pertanyaan di atas, sampai ingin sedewasa apakah dirimu, baru kau berani untuk menikah?
Ada lagi kenyataan bahwa sebagian paramedis berpendapat bahwa menikah di usia muda itu akan membahayakan sistem reproduksi wanita, dikarenakan sistem reproduksinya belum matang.
Kami katakan, “Pernyataan mereka itu hanya mengada-ngada..!”1 Menstruasinya seorang gadis merupakan pertanda bahwa rahimnya telah siap menerima benih.
Mereka berkata bahwa usia ideal menikah adalah 25, 26, atau 27, dengan alasan, rahimnya telah lebih siap menerima janin, dan ia juga akan terhindar dari kanker rahim atau kanker serviks.
Sunggu merupakan alasan yang dibuat-buat.
Kami takut bahwa pernyataan yang mereka (ilmuan barat) keluarkan itu, hanya karena benci dengan banyaknya jumlah kaum muslimin seandainya umat Islam menikah di usia muda.
Maka, ketika Anda bertemu dengan seorang dokter yang pernyataannya sama dengan ilmuan-ilmuan barat tersebut, abaikan saja ucapannya.
Baiklah, sekarang kita akan membahas beberapa manfaat sosial dan medis yang akan didapat oleh seseorang jika ia memilih untuk menikah di usia muda. Berikut ulasannya:
1. Romantis
Menikah adalah bukti cinta sejati. Ia adalah lambang dari romantisme yang hakiki.
Perlu diketahui muda-mudi yang suka tebar pesona sok romantis, supaya tidak ada lagi yang tertipu sama gombalan dan modus.
Jangan percaya kalau ada orang yang bilang cinta, kalau gak ada progres dari ucapannya. Buktikan, setidaknya dengan melamar.
Jangan tergoda dengan puisi dan bunga, sebenarnya dia gak benar-benar punya rasa. Buktinya, dia gak pernah berikrar dan membawa mahar.
Rasulullah -alaihis shalatu was salam- bersabda:
Ù„َÙ…ْ Ù†َرَ – ÙŠُرَ- Ù„ِÙ„ْÙ…ُتَØَابِّينَ Ù…ِØ«ْÙ„ُ النِّÙƒَاØِ
Hadits riwayat: Ibnu Majah, Ibnu Abi Syaybah, Baihaqi dan dishahihkah oleh Albani.
2. Membangun Keseimbangan Awal
Usia muda adalah masa ketika gejolak jiwa mulai bertumbuh, dan merupakan masa dimana Anda butuh seseorang untuk menopang diri dan hidup agar masa depan kita lebih teratur, terarah, dan seimbang.
Adalah sangat bermanfaat ketika masa muda disibukkan dalam karir, lelah menghadapi kesulitan dan tantangan, namun selalu ada seseorang yang mendampingi Anda menghadapi itu semua.
Ia akan menjadi tempat mengungkapkan setiap keluh kesah yang Anda alami dalam hidup. Ia juga merupakan penerang ketika Anda mendapati jalan yang gelap lagi buntu.
3. Saat Terbaik Untuk Saling Menyesuaikan
Jika kita perhatikan, akhir-akhir ini di daerah perkotaan sangat marak perceraian. Sebenarnya apakah yang menyebabkan hal ini bisa terjadi?
Kebanyakan orang di daerah perkotaan, mereka sengaja menunda menikah dengan alasan karir dan kedewasaan, padahal ini merupakan hal yang salah.
Cobalah renungkan, jika dua orang individu yang telah kuat dalam suatu prinsip, kemudian disatukan dalam satu rumah tangga. Lantas ternyata setelah menikah ditemukan ketidak cocokan pada prinsip masing-masing, bukankah hal ini akan lebih mudah menghancurkan sebuah pernikahan?
Menikah di usia muda itu bagai membentuk sebuah adonan kue, Anda akan belajar bagaimana caranya untuk lebih saling pengertian.
Menyesuaikan karakter akan lebih mudah dilakukan saat usia masih muda, karena suami-istri masih lebih terbuka untuk belajar.
4. Mencari Pasangan Sempurna
Tidak sulit mencari pasangan yang sempurna. Yang membuat rumit adalah diri kita sendiri beserta kriterianua yang bejibun.
Ketahuilah, ketika kesempurnaan adalah syarat sesorang boleh menikah dengan kita, maka kita telah menjadi orang yang egois. Karena kita hanya menuntut orang lain, sedangkan kita sendiri tidak sempurna.
Dalam perjalanannya, rumah tangga tidak akan selalu indah seperti saat baru menikah. Sifat pasangan pun akan berubah.
Yang awalnya sempurna bagi kita, bisa jadi berubah. Bahkan, seolah dia adalah manusia yang paling menjengkelkan di dunia.
Yang awalnya biasa-biasa saja, tidak menutup kemungkinan akan jadi lebih baik, membangun chemistry (baca: kemistri) terpendam sehingga kita merasa “dialah jawaban atas doaku”.
Selama mengarungi bahtera rumah tangga, masing-masing pasangan akan belajar tentang karakter bagaimana yang disukai dan dibenci oleh pasangannya.
Hakikatnya, kesempurnaan hanyalah milik Allah ï·». Karenanya, kalau mau pasangan sempurna harus dibangun di atas standar Rabbul Alamin yakni akidah dan agama.
Saya hanya ingin menekankan, jangan karena poin ini berbicara tentang kesempurnaan, lantas kita lupa. Jangan sampai “gak sempurna gak apa” termasuk agama.
5. Berjuang Untuk Menjaga Kesucian
Memang, di zaman ini seks bebas bukanlah merupkan hal yang asing dan aneh. Dimana-mana ada seks bebas. Namun, apakah kita harus mengikuti perkembangan zaman yang seperti ini?
Sungguh, Allah telah memberikan sebuah solusi yang indah bagi dua orang individu yang ingin saling memenuhi kebutuhan seksualnya, yakni pernikahan.
Dengan menjalani pernikahan, kita akan lebih mudah untuk mengatur emosi seksual, dan lebih menjaga diri dari maksiat kepada Allah. Sebagaimana sabda Rasulullah shallalahu `alahi wassalam:
Wahai para pemuda! Siapa saja di antara kalian berkemampuan untuk nikah, maka menikahlah, karena pernikahan itu lebih mudah menundukkan pandangan dan lebih menjaga farji (kemaluan). Siapa saja yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat membentengi dirinya. (al-Bukhari)
Melalui pernikahan, potensi untuk melakukan maksiat akan berkurang. Jangankan zina, melamun saja sudah menjauhkan kita dari mengingat Allah, terlebih ngelamunin lawan jenis.
Dengan menikah, nilai ketakwaan kita di hadapan Allah juga bertambah. Secara tidak langsung, pernikahan menjaga diri kita sekaligus agama Islam.
Sebagaimana sabda Rasulullah ï·º:
Siapa saja menikah, maka ia telah melengkapi separuh dari agamanya. Hendaklah ia bertaqwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi. (Thabarani dan Hakim)
6. Kesiapan
Demi Allah! Orang yang menunggu untuk menjadi seseorang yang benar-benar sempurna baik di bidang agama, sosial, atau materi sama saja tidak mau menikah.
Merupakan hal yang sangat terpuji jika seseorang berusaha semaksimal mungkin memantaskan dirinya agar kelak dapat menjadi orang yang ideal bagi pasangan hidupnya.
Sangatlah mulia seorang hamba yang belajar al-Quran, belajar Hadist, bahasa arab, mencari kekayaan, dan kedewasaan sebelum ia menikah.
Namun sangat disayangkan, jika kemapanan harta dan jenjang pendidikan dijadikan alasan untuk menunda pernikahan. Apalagi dianggap sebagai satu-satunya kunci sukses berumahtangga.
Sahabatku yang dicintai Allah, hidup itu keseluruhannya adalah proses, proses mendewasakan dan proses yang menjadikan seseorang lebih pantas.
Adalah suatu pilihan yang tepat jika seseorang memilih menikan walaupun ia masih faqir baik dalam ilmu maupun amal. Pernikahan akan membuat amal dan ilmu lebih sempurna.
Di lain sisi, ia juga akan membuatmu lebih kaya dan berkecukupan, sebagaimana firman Allah azza wa jalla:
Nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang patut (nikah) dari hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan cukupkan mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. (an-Nur : 32)
7. Membahagiakan
Pastinya semua manusia ingin bahagia. Walaupun bahagia itu sendiri berbeda-beda menurut persepsi orang.
Bagi sebagian, bahagia itu sederhana, asal bisa beribadah walaupun miskin. Menurut yang lain, bahagia adalah kepuasan meraih sukses (pendidikan tinggi, karir menanjak, nama baik, penghargaan dll).
Terserah yang mana, apapun itu. Kalau Anda kelompok pertama, menikahlah. Karena pernikahan adalah ibadah dan menyejukkan.
Jika Anda golongan kedua, menikahlah. Karena dengan menikah, Anda akan merasakan kesuksesan meskipun belum meraih cita-cita yang Anda targetkan. Menikah juga dapat membimbing agar lebih cepat sampai tujuan.
Allah –subhanahu wa ta’ala– berfirman:
Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri,2 supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Ia menjadikan rasa kasih dan sayang di antara kalian. Sungguh pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (ar-Rum : 21)
Menikah itu menenteramkan. Mau Ibadah, enak dan nyaman. Yang tadinya tidak berpahala bahkan mengundang dosa, jadi membuahkan rahmat dari Allah.
Menikah itu pintu gerbang kesuksesan. Berangkat kerja, ada yang dituju, untuk orang tercinta. Pulang kerja, ada yang menunggu, anak dan istri. Kerja lebih fokus dan bersemangat.
8. Gerbang Memiliki Keturunan
Sering kali, kita dibuat tertawa lucu dan gemas ketika melihat anak-anak dan balita. Kita juga kerapa merasa bangga ketika menonton anak-anak berprestasi. Sayangnya, mereka bukan anak-anak kita.
Allah ï·» juga mengajarkan pada kita di dalam al-Quran agar senantiasa berdoa memohon istri dan keturunan shalih yang menyejukkan hati:
Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan (anak-cucu) yang dapat menyenangkan hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (al-Furqan: 74)
Ayat di atas mengisyaratkan pada kita, “kalau mau mendapatkan kesenangan, carilah dari anak-anak kalian, mereka adalah tempat yang tepat”.
Jadikanlah keluarga dan anak adalah tempat kebahgiaan kita. Dalam tafsir as-Sam’ani, al-Qurazi berkata:
“Tidak ada yang dapat menyejukkan mata seorang mukmin selain melihat istri dan keturunannya yang bertakwa.”
Kali ini, kita tidak akan membahas bagaimana cara membentuk anak yang dapat membuat kita menangis karena bahagia. Tapi, saya hanya ingin mengajak bepikir, “bagaimana bisa punya anak, nikah saja belum.”3
9. Ibadah Jadi Santai
Ceritanya ada 3 pemuda yang bertanya pada istri Nabi, bagaimana ibadah Rasul. Setelah diberitahu, mereka merasa beribadah mereka sangat kurang dan ingin beribadah semaksimal mungkin.
Salah satu diantara mereka akhirnya memutuskan untuk tekun ibadah dan menjauhi pernikahan. Setelah mengetahui kabar tiga sahabanya ini, Nabi Muhammad melarangnya dan mengatakan bahwa beliau beribadah, juga menikah. (al-Bukhari: 5063, Muslim: 1401)
Hadits ini menunjukkan bahwa, lebih baik kurang ibadah tapi menikah, daripada bertahan bujang meskipun tekun ibadah.
Lagi pula, siapa kita? Apa bisa ibadah 24 jam penuh tanpa tidur dan makan karena puasa dan tahajjud sekalian?
Makanya, kalau gak bisa ibadah 24×7 hari lebih baik menikah aja. Tidak mengekang diri, ibadah lebih longgar karena nilainya lebih baik dari ibadah seharian penuh.
10. Stamina dan Vitalitas yang Prima
Ketika Anda menikah di usia muda, maka kebugaran tubuh Anda sedang mencapai puncaknya.
Bagi seorang wanita telah diketahui bawa menikah di atas usia 30 tahun akan menyebabkan kurangnya kesempatan bagi mereka untuk dapat hamil dan memperoleh keturunan.
Selain itu, tubuh masih bisa diajak kompromi untuk bekerja keras dalam mencari nafkah dan mendidik anak.
Bayangkan, seorang lelaki menikah di berusia 35 tahun. Saat anaknya baru masuk SMP, umur sang bapak sudah hampir setengah abad, akan sangat sulit baginya dapat bekerja keras lagi demi memenuhi kebutuhan anak dan rumah tangganya.
Kebalikannya, seseorang menikah di usia muda, misalkan 20 tahun. Esimasinya, ketika berumur 21 atau 22 tahun, ia sudah memiliki keturunan. Ketika anaknya memasuki jenjang kuliah dan hampir tamat, ia baru berusia 40 tahun.
Di usia 50 tahun, sudah bisa menimang cucu dan tidak perlu memeras otak terlalu keras hanya untuk membiayai sekolah anak.
PORNOGRAFI, APA YG TERJADI SAAT KITA MATI?
Video ini merupakan kisah nyata seseorang pecandu pornografi dan dampaknya akan terbawa bahkan sampai ia meninggal dunia. Naudzubillah , semoga kita dapat segera bertaubat dan meninggalkan hal tersebut .
Aamiin Yaa ALLAH ..
Source : youtube.com
Aamiin Yaa ALLAH ..
KISAH NABI SYITS . AWAL MULA MUSIK DAN ZINA
KISAH NABI SYITS . AWAL MULA MUSIK DAN ZINA
Source : youtube.com
Biografi nabi Syits A.S
Nabi Syits, beliau adalah keturunan dari nabi Adam yang lahir tunggal dari seluruh putra kembarnya. Beliau memiliki wajah yang mirip dengan nabi Adam. Oleh Allah SWT, Syits diangkat menjadi nabi karena mempunyai kebijaksanaan terhebat dalam sepanjang masa. Nabi Syits hidup sekitar tahun 3630 sampai 2718 sebelum masehi, berbeda dengan manusia saat ini yang berumur paling lama 100 tahunan, nabi syits hidup sekitar 912 tahun, meninggal pada usia 1042 tahun. Istri Nabi Syits bernama Azura (hazurah), dari pernikahannya dengan Azura pada usia ke 105 tahun, lahirlah seorang anak bernama enos. Ia juga merupakan guru Nabi Idris yang pertama kali mengajarkan membaca dan menulis, ilmu falak, menjinakkan kuda dan lain-lain
Nabi Adam memberikan nasihat penting kepada Nabi Syit A.S, antara lain sebagai berikut :yang pertama, Janganlah kamu merasa tenang dan aman hidup di dunia. Karena aku merasa tenang hidup di surga yang bersifat abadi, ternyata aku dikeluarkan oleh Allah daripadanya.
yang kedua, Janganlah kamu bertindak menurut kemauan hawa istri-istri kamu. Karena aku bertindak menurut kesenangan hawa istriku, sehingga aku memakan pohon terlarang, lalu aku menjadi menyesal.
yang ketiga, Setiap perbuatan yang kamu lakukan, renungkan terlebih dahulu akibat yang akan ditimbulkan. Seandainya aku merenungkan akibat suatu perkara, tentu aku tidak tertimpa musibah seperti ini.
yang keempat, Ketika hati kamu merasakan kegamangan akan sesuatu, maka tinggalkanlah ia. Karena ketika aku hendak makan syajarah, hatiku) merasa gamang, tetapi aku tidak menghiraukannya, sehingga aku benar-benar menemui penyesalan.
Yang kelima, Bermusyawarahlah mengenai suatu perkara, karena seandainya aku bermusyawarah dengan para malaikat, tentu aku tidak akan tertimpa musibah.
Nabi Adam memberikan nasihat penting kepada Nabi Syit A.S, antara lain sebagai berikut :yang pertama, Janganlah kamu merasa tenang dan aman hidup di dunia. Karena aku merasa tenang hidup di surga yang bersifat abadi, ternyata aku dikeluarkan oleh Allah daripadanya.
yang kedua, Janganlah kamu bertindak menurut kemauan hawa istri-istri kamu. Karena aku bertindak menurut kesenangan hawa istriku, sehingga aku memakan pohon terlarang, lalu aku menjadi menyesal.
yang ketiga, Setiap perbuatan yang kamu lakukan, renungkan terlebih dahulu akibat yang akan ditimbulkan. Seandainya aku merenungkan akibat suatu perkara, tentu aku tidak tertimpa musibah seperti ini.
yang keempat, Ketika hati kamu merasakan kegamangan akan sesuatu, maka tinggalkanlah ia. Karena ketika aku hendak makan syajarah, hatiku) merasa gamang, tetapi aku tidak menghiraukannya, sehingga aku benar-benar menemui penyesalan.
Yang kelima, Bermusyawarahlah mengenai suatu perkara, karena seandainya aku bermusyawarah dengan para malaikat, tentu aku tidak akan tertimpa musibah.
Wallahu 'alam bishawab
10 Wasiat Rasulullah untuk Wanita Sholehah

Ukhti, sebaik baik perhiasan dunia adalah wanita sholehah. Dan ''perkara yang pertama kali ditanyakan kepada seorang wanita pada hari kiamat nanti, adalah mengenai sholat lima waktu dan ketaatannya terhadap suami, (HR. Ibnu Hibban, dari Abu Hurairah).
Ukhti, ada 10 wasiat Rasullullah kepada putrinya Fatimah binti Rasullullah. Sepuluh wasiat yang Beliau sampaikan merupakan mutiara yang termahal nilainya bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholehah, wasiat tersebut adalah::
1. Ya Fatimah, kepada wanita yang membuat tepung utk suami dan anak 2nya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum,melebur kejelekan, dan meningkatkan derajat wanita itu.
2. Ya Fatimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak2nya, niscaya Allah menjadikan dirinya dgn neraka tujuh tabir pemisah
3. Ya Fatimah, tiadala seorsng yang meminyaki rambut anak2nya lalu menyisirnyadan mencuci pakainny, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang
4. Ya Fatimah, tiadalah wanita yang menahan kebutuhan tetangganya, melainkan Allah akan menahankannya dari minum telaga kautsar pada hari kiamat nanti
5. Ya Fatimah, yang utama dari seluruh keutamaan diatas adalah keridhoan suami terhadap istri. Andaikan suami tidak ridho kepadamu, maka aku tidak akan mendoakanmu
Ketahuilah wahai Fatimah, kemarahan suami adalah kemurkaan Allah
6. Ya Fatimah, apabila wanita mengandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya dan Allah menetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketika waanita merasa sakit akan melahirkan, Allah menetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang di jalan Allah. Jika dia melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa2nya seperti dia dilahirkan dr kandungan ibunya. Bila meninggal ketika melahirkan, maka dia tidak akan membawa dosa sedikitpun. Di dalam kubur akan mendapat pertamanan indah yang merupakan bagian dari taman surga. Dan Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah haji dan umrah, dan sribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat.
7. Ya Fatimahan, tiadalah wanita yang melayani suami selama sehari semalam dgn rasa senang dan ikhlas, melainkan Allah mengampuni dosa2nya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Dan Allah memberikan kepadanya pahala seratus kali beribadah haji dan umrah.
8. Ya Fatimah, tiadalah wanita yang tersenyum dihadapan suami, melainkan Allah memandangnya dengan pandangan penuh kasih.
9. Ya Fatimah, tiadlah wanita yang membentangkan alas tidur buat suaminya dengan rasa senang hati, melainkan para malaikat memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan ALlah mengampuni dosa2nya yang telah lalu dan yang akan datang.
10. Ya Fatimah, tidalah wanita yang meminyaki kepala suami dan menyisirnya, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya, melainkan Allah memberi minuman yang dikemas indah kepadanya yang didatangkan dari ah sakaratul sungai2 surga. Allah mempermudah sakaratul maut baginya, serta kuburnya menjadi bagian dari taman surga. Dan Allah menetapkan baginya bebas dari siksa neraka serta dapat melintasi shirathal mustaqim dengan selamat.
Begitu indah jadi wanita yg dengan kelembutan dan kasihny dapat merubah dunia. Maka jadilah wanita sholehah, agar negri menjadi indah, karena dirimu adalah tiang negri ini..
Semoga bermanfaat.....
SOURCE : http://mukzizatislam.blogspot.co.id/
KUMPULAN KISAH KISAH INSPIRATIF
Assalamu'alaikum WR WB
Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi ebook yang berisikan mengenai kisah kisah inspiratif islami. Di antaranya Kisah NABI MUHAMMAD SAW, Kisah Para Sahabat, Kisah 25 Nabi. Silahkan bagi yg ingin membacanya dapat di download di bawah sini.
1. Kisah Nabi Muhammad DOWNLOAD
2. Kisah 60 Sahabat DOWNLOAD
3. Kisah Teladan Rasulullah dan Para Sahabat Download
4. Kisah Para Nabi DOWNLOAD
Sekian untuk kali ini. Semoga bermanfaat :)
Pada kesempatan ini, saya ingin berbagi ebook yang berisikan mengenai kisah kisah inspiratif islami. Di antaranya Kisah NABI MUHAMMAD SAW, Kisah Para Sahabat, Kisah 25 Nabi. Silahkan bagi yg ingin membacanya dapat di download di bawah sini.
1. Kisah Nabi Muhammad DOWNLOAD
2. Kisah 60 Sahabat DOWNLOAD
3. Kisah Teladan Rasulullah dan Para Sahabat Download
4. Kisah Para Nabi DOWNLOAD
Sekian untuk kali ini. Semoga bermanfaat :)
Kisah Diterimanya Haji Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Ini kesekian kalinya Abdullah bin Mubarak menunaikan ibadah haji. Setelah thawaf, ulama besar tabi’ut tabi’in yang lahir pada 118 H itu bermimpi. Ia melihat dua malaikat yang turun dari langit sedang bercakap-cakap.
“Berapa jumlah umat Islam yang menunaikan haji pada tahun ini?” tanya salah seorang malaikat.
“600.000 jama’ah haji,” jawab malaikat yang lain, “sayangnya tidak ada satupun dari mereka yang diterima hajinya”
“600.000 jama’ah haji,” jawab malaikat yang lain, “sayangnya tidak ada satupun dari mereka yang diterima hajinya”
Dalam mimpi itu, Abdullah bin Mubarak merasa terperangah. Jumlah sebanyak itu tak ada yang diterima? “Padahal jama’ah haji ini datang dari berbagai negeri. Mereka sudah mengeluarkan banyak uang, melalui perjalanan yang panjang dan melelahkan. Bagaimana mungkin semuanya tidak diterima?” Ibnu Mubarak menangis.
“Namun…” lanjut malaikat, “Ada satu orang yang hajinya diterima. Namanya Ali bin Muwaffaq, seorang penduduk Damaskus yang berprofesi sebagai tukang sepatu. Sebenarnya ia tidak jadi berangkat haji, tetapi Allah menerima hajinya dan mengampuni dosanya. Bahkan berkat dia, seluruh jama’ah haji yang sekarang ada di tanah suci ini diterima hajinya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
“Namun…” lanjut malaikat, “Ada satu orang yang hajinya diterima. Namanya Ali bin Muwaffaq, seorang penduduk Damaskus yang berprofesi sebagai tukang sepatu. Sebenarnya ia tidak jadi berangkat haji, tetapi Allah menerima hajinya dan mengampuni dosanya. Bahkan berkat dia, seluruh jama’ah haji yang sekarang ada di tanah suci ini diterima hajinya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Abdullah bin Mubarak sangat bahagia. Ia bersyukur, hajinya dan haji seluruh jama’ah diterima. Sayangnya, Abdullah bin Mubarak terbangun sebelum mendengarkan dialog malaikat berikutnya. Sehingga ia pun tidak mengetahui lebih lanjut siapa orang mulia yang karenanya haji ratusan ribu orang ini diterima.
Musim haji selesai, rasa penasaran Abdullah bin Mubarak semakin menjadi. Maka ia pun memutuskan untuk pergi ke Damaskus, mencari seorang lelaki yang hajinya diterima sebelum ia datang ke tanah suci.
Damaskus bukanlah kota kecil. Alangkah susahnya mencari seseorang yang hanya diketahui nama dan profesinya, tanpa diketahui alamatnya. Namun dengan izin Allah, setelah berusaha dan bertanya ke sana kemari, akhirnya Abdullah bin Mubarak dapat menemukan rumah orang yang bernama Ali bin Muwaffaq.
“Assalamu’alaikum,” kata Abdullah bin Mubarak di depan rumah itu.
“Wa’alaikum salam”
“Benarkah ini rumah Ali bin Muwaffaq, tukang sepatu?”
“Ya, benar. Ada yang bisa saya bantu?”
“Saya Abdullah bin Mubarak, sewaktu haji saya bermimpi dua malaikat bercakap-cakap bahwa seluruh jama’ah haji tidak diterima hajinya kecuali Ali bin Muwaffaq, tukang sepatu dari Damaskus. Padahal Ali bin Muwaffaq tidak jadi berangkat haji. Lebih dari itu, Allah akhirnya menerima haji seluruh jama’ah berkat Ali bin Muwaffaq” mendengar itu Ali bin Muwaffaq sangat terkejut, hingga jatuh pingsan.
“Wa’alaikum salam”
“Benarkah ini rumah Ali bin Muwaffaq, tukang sepatu?”
“Ya, benar. Ada yang bisa saya bantu?”
“Saya Abdullah bin Mubarak, sewaktu haji saya bermimpi dua malaikat bercakap-cakap bahwa seluruh jama’ah haji tidak diterima hajinya kecuali Ali bin Muwaffaq, tukang sepatu dari Damaskus. Padahal Ali bin Muwaffaq tidak jadi berangkat haji. Lebih dari itu, Allah akhirnya menerima haji seluruh jama’ah berkat Ali bin Muwaffaq” mendengar itu Ali bin Muwaffaq sangat terkejut, hingga jatuh pingsan.
Setelah ia sadar, Abdullah bin Mubarak menceritakan kisahnya lebih lengkap. “Amal apakah yang telah engkau lakukan sehingga Allah menerima hajimu padahal engkau tidak jadi berangkat ke tanah suci?”
“Ya, aku memang tidak jadi berangkat haji. Sungguh anugerah dari Allah jika Allah mencatatku sebagai orang yang hajinya diterima. Sebenarnya aku telah menabung sejak lama, hingga terkumpullah biaya haji. Namun suatu hari, sebelum aku berangkat ke tanah suci, aku dan istriku mencium masakan yang sedap. Istriku yang sedang mengandung jadi sangat ingin masakan itu. Lalu kucari sumbernya, ternyata dari tetanggaku. Aku katakan maksudku, namun ia malah menjawab, ‘Sudah beberapa hari anakku tidak makan. Hari ini aku menemukan keledai mati tergeletak, lalu aku memotong dan memasakknya menjadi masakan ini. Makanan ini tidak halal untuk kalian.’ Mendengar itu, aku merasa tertampar sekaligus sangat sedih. Bagaimana mungkin aku akan berangkat haji sedangkan tetanggaku tidak bisa makan. Maka kuambil seluruh uangku dan kuserahkan padanya untuk memberikan makan anak dan keluarganya. Karena itu, aku tidak jadi berangkat haji.”
Abdullah bin Mubarak terharu. Bulir-bulir air mata membasahi pipi ulama itu. “Sungguh pantas engkau menjadi mabrur sebelum haji. Sungguh pantas hajimu diterima sebelum engkau pergi ke tanah suci,” kata Abdullah bin Mubarak kepada Ali bin Muwaffaq.
Wallahu 'alam bishawab
[Source Kisahikmah.com]
HUKUM FOTOGRAFI DALAM ISLAM
PERTANYAAN
Saya mempunyai kamera untuk memotret ketika saya berekreasi
atau pada acara-acara tertentu lainnya, apakah yang demikian
itu berdosa atau haram?
Di kamar saya juga ada foto beberapa tokoh, selain itu saya
mempunyai beberapa surat kabar yang di dalamnya ada
foto-foto wanita, apakah yang demikian itu terlarang?
Bagaimana hukumnya menurut syariat Islam?
JAWABAN
Mengenai foto dengan kamera, maka seorang mufti Mesir pada
masa lalu, yaitu Al ‘Allamah Syekh Muhammad Bakhit Al
Muthi’i – termasuk salah seorang pembesar ulama dan mufti
pada zamannya – didalam risalahnya yang berjudul “Al Jawabul
Kaafi fi Ibahaatit Tashwiiril Futughrafi” berpendapat bahwa
fotografi itu hukumnya mubah. Beliau berpendapat bahwa pada
hakikatnya fotografi tidak termasuk kedalam aktivitas
mencipta sebagaimana disinyalir hadits dengan kalimat
“yakhluqu kakhalqi” (menciptakan seperti ciptaanKu …),
tetapi foto itu hanya menahan bayangan. Lebih tepat,
fotografi ini diistilahkan dengan “pemantulan,” sebagaimana
yang diistilahkan oleh putra-putra Teluk yang menamakan
fotografer (tukang foto) dengan sebutan al ‘akkas (tukang
memantulkan), karena ia memantulkan bayangan seperti cermin.
Aktivitas ini hanyalah menahan bayangan atau memantulkannya,
tidak seperti yang dilakukan oleh pemahat patung atau
pelukis. Karena itu, fotografi ini tidak diharamkan, ia
terhukum mubah.
Fatwa Syekh Muhammad Bakhit ini disetujui oleh banyak ulama,
dan pendapat ini pulalah yang saya pilih dalam buku saya Al
Halal wal Haram.
Fotografi ini tidak terlarang dengan syarat objeknya adalah
halal. Dengan demikian, tidak boleh memotret wanita
telanjang atau hampir telanjang, atau memotret pemandangan
yang dilarang syara’. Tetapi jika memotret objek-objek yang
tidak terlarang, seperti teman atau anak-anak, pemandangan
alam, ketika resepsi, atau lainnya, maka hal itu dibolehkan.
Kemudian ada pula kondisi-kondisi tertentu yang tergolong
darurat sehingga memperbolehkan fotografi meski terhadap
orang-orang yang diagungkan sekalipun, seperti untuk urusan
kepegawaian, paspor, atau foto identitas. Adapun mengoleksi
foto-foto para artis dan sejenisnya, maka hal itu tidak
layak bagi seorang muslim yang memiliki perhatian terhadap
agamanya.
Apa manfaatnya seorang muslim mengoleksi foto-foto artis?
Tidaklah akan mengoleksi foto-foto seperti ini kecuali
orang-orang tertentu yang kurang pekerjaan, yang hidupnya
hanya disibukkan dengan foto-foto dan gambar-gambar.
Adapun jika mengoleksi majalah yang didalamnya terdapat
foto-foto atau gambar-gambar wanita telanjang, hal ini patut
disesalkan. Lebih-lebih pada zaman sekarang ini, ketika
gambar-gambar dan foto-foto wanita dipajang sebagai model
iklan, mereka dijadikan perangkap untuk memburu pelanggan.
Model-model iklan seperti ini biasanya dipotret dengan
penampilan yang seronok.
Majalah dan surat kabar juga menggunakan cara seperti itu,
mereka sengaja memasang foto-foto wanita pemfitnah untuk
menarik minat pembeli. Anehnya, mereka enggan memasang
gambar pemuda atau orang tua.
Bagaimanapun juga, apabila saudara penanya mengoleksi
majalah tertentu karena berita atau pengetahuan yang ada
didalamnya – tidak bermaksud mengumpulkan gambar atau foto,
bahkan menganggap hal itu sebagai sesuatu yang tidak ia
perlukan – maka tidak apalah melakukannya. Namun yang lebih
utama ialah membebaskan diri dari gambar-gambar telanjang
yang menyimpang dari tata krama dan kesopanan. Kalau ia
tidak dapat menghindarinya, maka hendaklah disimpan di
tempat yang tidak mudah dijangkau dan dilihat orang, dan
hendaklah ia hanya membaca isinya.
Sedangkan menggantungkan atau memasang foto-foto itu tidak
diperbolehkan, karena hal itu dimaksudkan untuk
mengagungkan. Dan yang demikian itu bertentangan dengan
syara’, karena pengagungan hanyalah ditujukan kepada Allah
Rabbul ‘Alamin.
BACA JUGA SELFIE DILARANG??
SOURCE: namakugusti.wordpress.com
AKIBAT SELFIE
Wajah menarik yang pernah Kamu pamerkan suatu saat akan membusuk dan menjadi santapan cacing tanah

Semuanya pasti udah pada tau kan, kalau semua yang hidup ini pasti akan mati. Yup jika tiba saatnya Kita mati, maka setelah 3 hari ada didalam kubur seluruh tubuh Kamu mulai bengkak membiru, tercium bau busuk yang menyengat tak terhingga, pada bagian tertentu secara perlahan akan mulai meletus terutama dibagian perut, bahkan perut Kamu mulai meletus dan mengeluarkan semua isi-isinya. saat itulah cacing, lipan, ulat belatung, dan kelabang akan berpesta pora menyantap tubuh yangg dulu Kamu pamerin dan di umbar-umbar didunia maya itu, saat itu sangat mengerikan, bahkan menjijikkan dan teramat sangat busuk menjijikkkan…
Kemudian menjadi Lumbung dosa yang akan terus mengalir ke alam barzakh

Fotomu akan abadi menjadi santapan penduduk dumay
Saat tubuh yang dulu Kamu bangga-banggain di dumay mendapatkan ribuan “like” dan ketika seluruh tubuh Kamu sudah membusuk disantap belatung dan cacing tanah, tiba-tiba roh Kamu akan merasakan azab yang pedih bahkan azab akan terus mengalir seperti air panas mendidih yang terus dituangkan di rongga-rongga mulut Kamu.
Kemudian Kamu akan heran. datang darimanakah hawa panas hingga tiada hentinya ini? Ternyata usut punya usut hawa panas tersebut datang dari akun social media Kamu!! Masih banyak lelaki yang belum tahu kalau saat ini Kamu sedang membusuk di dalam kubur, dengan asyiknya Mereka terus memandangi indahnya parasmu, terlena penuh nafsu melihat bibir dan body indahmu. tidak sampai disitu saja, Mereka juga akan meyelipkan sebuah pesan melalu inbok “”hai cantik, hai manis, duh kamu cantik banget sih, minta pin BB dong, ketemuan yuk, duh,, jadi pengen” dan masih banyak lagi pesan-pesan penuh nafsu yang dikirimkan para lelaki dumay.
Mereka yang memandangi foto-foto selfie, memberikan “LIKE”, dan mengirimkan inbok sama Kamu bener-bener gak tau kalau Kamu itu sudah menjadi santapan belatung hingga membusuk!! Sanjungan, like, dan pujian-pujian yang Mereka lontarkan justru akan berubah menjadi senyawa panas yang akan terus mengalir hingga alam barzakhmu.
Kamu akan merintih minta tolong agar orang-orang terdekat menghapus foto-fotomu, namun sudah terlambat

Dosa-dosa itu akan terus mengalir Via islampos.com
hai mama, hai ayah, hai adikku, teman-teman, tolong hapuskan akun facebookku!!! toloooonngggg, toloooonngg. jangan terus memandangi fotoku, Aku mohon toloonngg,”
Setiap waktu Kamu akan merintih dan meronta terus seperti itu. Tapi sayang, semua rintihanmu tidak ada yang mendengar. Kamu akan terus terkubur penuh azab beserta pasword akun socmed yang ternyata hanya Kamu sendiri yang mengetahui passwordnya….
Setelah membaca ini, apakah Kamu masih mau foto selfie dengan memamerkan kemolekan tubuhmu di media social Kamu?? Yuk Kita renungkan sobat dan ucapkan Astagfirullah.. Selagi Allah masih memberi kita nafas dan nyawa di badan, sebelum Kesempatan untuk bertaubat belum terlambat.
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)
Powered by Blogger.




